Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
LSM PETIR Meminta, Diduga Korupsi Rp 462 Miliar Jokowi Bertangungjawab Atas Program Rehabilitasi Mangrove diBengkalis

AliAmranpiliang
Minggu, 26 Mei 2024 12:42 WIB | dilihat: 85185 kali
Foto: Presiden Joko Widodo ikut penanaman mangrove di Kabupaten Bengkalis tahun 2021 silam

,PEKANBARU,RBC-Menurut Jackson, program yang digagas Jokowi pada tahun 2021 itu bertujuan untuk pemulihan ekonomi nasional dan mencegah abrasi di pesisir Bengkalis. Namun, hingga saat ini, program tersebut belum menunjukkan hasil yang signifikan.Pertanyaannya, mana mangrove-nya Pak Jokowi?," tegas Jackson.

 

PETIR telah melakukan investigasi dan menemukan penyimpangan dana yang besar dalam program tersebut. Berdasarkan data yang dimiliki PETIR, total anggaran yang dikucurkan untuk program ini mencapai Rp462 miliar, dengan target penanaman 14.704.000 bibit mangrove di area seluas 973 hektare. Pekerjaan program ini melibatkan 24 kelompok tani dan menyerap 210.823 tenaga kerja.

 

Namun, PETIR menemukan banyak kejanggalan dalam pelaksanaan program tersebut. "Kondisi Bengkalis saat ini masih memprihatinkan. Abrasi pantai terus terjadi di pesisir terluar pulau Bengkalis, mulai dari Desa Sebauk, Kecamatan Bengkalis, Kecamatan Bantan, hingga Desa Muntai," Ungkap Jackson.

 

PETIR telah melaporkan dugaan korupsi ini ke Kejaksaan Tinggi Riau pada tanggal 15 Februari 2024 dan Kejaksaan Agung RI pada tanggal 24 Maret 2024.Jackson berharap agar laporan ini ditindaklanjuti dengan segera dan para pelaku korupsi dapat dihukum,dikutip dari.HALUANRIAU.COM

"Kami mendesak agar Presiden Jokowi turun tangan dan menyelesaikan masalah ini. Beliau harus bertanggung jawab atas program yang telah digagasnya," tegas Jackson.(A.AP)



Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved