Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
SURAT TERBUKA UNTUK HOTMAN PARIS DAN IBU PUTRI MAYA RUMANTI CALON WALI KOTA BANDAR LAMPUNG

Apul Sihombing,S.H.,M.H
Minggu, 26 Mei 2024 10:42 WIB | dilihat: 88330 kali
Foto: Foto dari Tiktok Putri Rumanti

SURAT TERBUKA UNTUK HOTMAN PARIS DAN IBU PUTRI MAYA RUMANTI CALON WALI KOTA BANDAR LAMPUNG

 

Oleh: Apul Sihombing,S.H.,M.H

 

"Salam Ofisium Noblie"
Setelah saya perhatikan, saya cermati dalam setiap pernyataan pernyataan anda berdua yang hanya melihat kasus terbunuhnya Vina dan Eki dari BAP yang sudah di cabut,

 

Tentunya pencabutan itu dilakukan karena keterangan itu di buat diatas tekanan di ruang Res Narkoba Polres Cirebon mereka (para pelaku) di siksa dipaksa mengikuti sekenario Oknum untuk di tuangkan ke dalam BAP (ada foto muka mereka bonyok bonyok)

 

Setelah viral dan menjadi atensi Kapolda Jawa Barat, maka di limpahkan lah penanganan itu ke Polda Jawa Barat, BAP itulah yang selalu kalian Gunakan untuk memojokkan Saka Tatal, Para terpidana lainya dan juga para pengacaranya

 

saya menilai saudara berdua tidak pantas lagi di sebut sebagai seoranv yang berprofesi yang mulia (oficium nobile), anda mungkin lupa bahwa naluri Pengacara itu adalah naluri pembela karena profesi ini di lahirkan sebagai penyeimbang dari para penegak hukum lainya yang bertujuan supaya hak-hak tersangka dan terdakwa itu dapat di hormati dalam setiap proses hukum mulai dari penyidikan sampai dengan penuntutan di persidangan.

 

Kedua, apa yang di sampaikan saka tatal itu adalah haknya untuk mencari keadilan karena yang bersangkutan merasa ada haknya sudah di rampas atas nama penegakan hukum, kemudian dari fakta yang terungkap di Persidangan sebagaimana di kemukakan Ibu Titin PH Saka Tatal, Jogi Nainggolan PH 5 Terpidana lainya dari hasil Visum et Repertum dan Otopsi pemeriksaan dalam penyebab kematian dua korban adalah akibat patah tulang tengkorak di bagian belakan akibat benda tumpul, bukan karena benda tajam

 

Sementara dalam Dkwaan dan tuntutan Jaksa, korban meninggal akibat tusukan samuari pendek di perut, dan di bagian dada semetara baju korban yg dijadikan barang bukti masih dalam keadaan utuh tidak ada bekas sobek akibat sayatan samurai

 

Ketiga, keterangan Liga Akbar teman Eki 45 menit sebelum di temukannya mayat korban di Play Over Liga Akbar masi bertemu dengan Eki

 

Sementara dalam Dakwaan Jaksa, sebelum para korban di bunuh sempat berkeliling di sekitar kota cirebon, lalu melintas di depan smp 11 lalu di teriakin oleh para pelaku, dilempar setelah jatuh lalu di bawa ke lahan kosong di lahan kosong itulah sebelum di bunuh Vina di perkoas secara bergiliran, lalu kemudia manyat di letak di Play Over supaya seolah - olah matinya akibat kecelakaan

 

Lantas bagaiman mungkin perbuatan mengejar,melempar,membawa ke lahan kosong, memperkoas secara bergiliran, membunuh dan lalu meletakkan kembali mayat ke tepi jalan supaya seolah olah kecelakaan lalu lintas hanya dilakukan kurang dari 1 jam

 

Kejanggalan lainya, salah satu Pelaku yaitu Rivaldi Wardana sudah di tangkap sebelumnya di Polsek utara barat kota cirebon dalam perkara penganiayaan dan kepemilikam senjata tajam, lalu senjata tajam itulah yang dijadikan barang bukti oleh Jpu supaya seolah olah para pelaku membunuh korban menggunakan sajam itu,

 

Rivaldi Wardana tidak kenal dengan 6 pelaku lainya dan 6 pelaku lainya tidak kenal dengan Rivaldi Wardana, lalu bagaimna mungkin orang yg tidak saling kenal bersekongkol untuk melakukan kejahatan apalagi untuk melakukan pembunuhan.

 

Jadi saya mohon atas nama profesi Pembela (Oficium Nobile) berhentilah menghujat saka tatal dan para Advokat yang sedang berjuang untuk mencari keadilan, soal belum di tempuhnya upaya hukum PK itu karena para terpidan dan Pengacaranya sedang berjuang untuk mencari Novum.



Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved