Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Bupati Meranti Membuka Langsung Even Pestival Cian-Cui

Darma
Selasa, 20 Feb 2018 12:00 WIB | dilihat: 12195 kali
Foto:

Keterangan Foto

Bupati Kabupaten Meranti

Membuka Secara Resmi 

Evev Pestival Perang Air (Cian-Cui)



Meranti Riaubangkit.com - Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si didampingi Asisten I Sekda Provinsi Riau H. Ahmad Syaharofie, membuka secara resmi Even Festival Perang Air (Cian-Cui), dijalan Diponogoro kecamatan Tebing- tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (19/2/2018).

Pembukaan Even Festival perang air (Cian-Cui) merupakan agenda wisata Nasional itu, dihadiri Bupati Kepulauan Meranti Drs.H.Irwan Nasir M.Si,
Kapolres kpulauan meranti AKBP La Ode Proyek SH, Asisten I Sekda Provinsi Riau H.Ahmad Syaharofie, Sekda Kabupaten Meranti Yulian Norwis SE MM, Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Meranti H.Ismail Arsyad, Camat Tebing Tinggi Rizki Hidayat, Anggota DPRD Meranti Linda Wati dan Darwin Susandi, serta sejumlah Pejabat Eselon II Kabupaten Kepulauan Meranti, dan juga puluhan ribu warga Masyarakat meranti ikut memeriahkan Pestival perang air (Cian-Cui).

Pestival Perang Air atau yang lebih dikenal dengan sebutan Cian-Cui oleh masyarakat meranti, merupakan salah satu Even terunik yang dikenal dimancanegara, dan Even tersebut (Cian-Cui Red) hanya ada didua dunia yaitu Selatpanjang kabupaten meranti-Riau dan Thailand  .

Tidak kalah menariknya dikabupaten meranti Even Pestival Perang Air berlangsung satu minggu lamanya terhitung awal Imlek (Tahun baru china), namun beda Dithailand hanya berlangsung satu hari aja,

Terlihat seluruh masyarakat Selatpanjang dari berbagai suku Agama, seperti Tionghoa, budha, Melayu dan lainnya, turut menikmati Even Pestival Perang Air (Cian-Cui) yang sudah menjadi Even Wisata meranti.
dalam pelaksanaan Even itu sebagian warga berkeliling kota meranti menggunakan Becak Motor dengan membawa senjata air dan ada juga sebagian warga berbaris dipinggir-pinggir jalan dengan menggunakan senjata Air, siapa saja yang melewati jalan tersebut akan terjadi saling ditembak menembak dengan senjata air hingga basah. Smakin basah kuyup suasana menjadi semakin seru dan semarak. semua merasa kegembiraan tidak ada kekesalan yang terjadi.

Bupati Kepulauan Meranti Drs.H.Irwan M.Si, mengatakan kegiatan (Cian-Cui) merupakan kegiatan kegembiraan seluruh warga Kepulauan Meranti, baik yang berasal dari suku Melayu atau Suku Tiong Hoa dan suku lainnya. Semuanya berbaur menjadi satu bergembira menikmati suasana Perang Air yang hanya dilaksanakan sekali dalam setahun. "Perang Air ini tidak ada kaintannya dengan agama apapun apakah Budha, Konghucu, Perang Air merupakan kebiasaan warga Selatpanjang yang dimainkan pada dua hari raya yakni Idul Fitri dan Imlek namun seiring dengan berjalannya waktu Perang Air pada perayaan Imlek jauh lebih meriah dan tiap tahun semakin ramai," jelas Bupati.

Pemda Meranti juga berharap dengan adanya Perang Air yang telah masuk dalam Even Pariwisata Kabupaten Meranti bisa memberikan kesempatan kepada masyarakat khususnya Tiong Hoa bisa lebih bergembira, selain itu juga sebagai daya tarik bagi masyarakat Tiong Hoa diluar negeri dan daerah lainnya untuk datang berkunjung ke Meranti, seperti diketahui sedikitnya jumlah pengunjung yang datang kemeranti namun pada Even Pestival Perang Air (Cian-Cui) ini tiap tahunnya di Meranti bisa bertambah.

Lebih jauh dijelaskan Drs.H.Irwan M.Si selain menikmati suasana Perang Air, para wisatawan yang datang ke meranti juga dapat menikmati berbagai kuliner olahan Sagu khas Meranti yang juga sudah dikenal oleh para wisatawan lokal maupun manca negara, sebut saja Sempolet (Sop Sagu), Mie Sagu dan lainnya.

Kedepan agar kegiatan ini semakin semarak, Pemda Meranti sendiri berkomitmen untuk mengemas Cian-Cui semakin baik dari waktu kewaktu baik dari segi keamanan, kebersihan, kenyamanan dan tarif angkutan becak yang murah sehingga wisatawan yang pulang kampung semakin heppy dan penuh kegembiraan

Untuk diketahui kegiatan Perang Air atau Cian-Cui di Kota Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti dimulai pada sore hari tepatnya pukul 16.00 Wib, pada saat itu ribuan warga Selatpanjang, sudah bersiap- siap diri dengan perlengkapan senapang air dari berbagai jenis, termasuk yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa agar dapat menyemprotkan air sebanyak mungkin. kemudian  Dipinggir jalan juga terlihat ember ember besar dan Drom berisi air sudah dipersiapkan pula oleh sekelompok warga untuk menyiram setiap orang yang melewati mereka. 

Aksi tembak menembak dan siram siraman airpun terjadi, tak peduli tua muda bahkan anak-anak dengan penuh semangat dalam mengikuti Pestival Perang Air (Cian-Cui) Meskipun badan telah basah kuyup dan 
menggigil kedinginan.***(Rls/Drm)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved