Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
CARA WARTAWAN MENGHINDARI COVID-19

Redaksi
Jumat, 13 Nop 2020 10:26 WIB | dilihat: 4147 kali

PEKANBARU, RBC - Sejak bulan Maret 2020 Indonesia sudah mulai terlena Copid - 19. Semua masyarakat merasa was-was bahkan ketakutan. 

 

Kecemasan masyarakat semakin menjadi-jadi bahkan disuruh untuk di tetap ruma. Bahkan pemerintah selalu mengingatkan agar masyarakat tetap tinggal di rumah. Contohnya karyawan dan PNS di wajibkan bekerja dari rumah secara online. 

 

Sekolah mulai dari TK sampai Perguruan Tinggi diliburkan. Berita yang didengar dari Televisi setiap pagi sampai malam semuanya menyiarkan berita- berita Covid-19 membuat masyarakat semakin gundah. 

 

Yang terpapar sekian banyak, yang masuk rumah sakit sekian banyak dan yang meninggal sekian banyak dan yang sembuh sekian banyak. Masyarakat tak mengerti hal itu. Yang ada dipikirannya adalah bahwa covid 19 semakin mengganas.

 

Wartawan pun gelisah. Takut melipuput turun ke lapangan. Banyak wartawan yang mengeluh dan bertanya kepada Pemimpin Redaksinya. Mereka takut meliput berita dilapangan takut terkena dampaknya. 

 

Akhirnya, Pemimpin Redaksi menganjurkan kepada semua wartawan yang di Provinsi Riau dan daerah lainnya untuk tetap berjaga- jaga. 

 

Kepada wartawan diberikan tips agar terhindar dari malapetaka ini. 

 

Pertama, setiap hari mau melangkah dari rumah selalu berdoa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama maaing- masing agar mendapat perlindungan. 

 

Kedua, pakailah masker setiap keluar rumah. Masker harus dipakai yang benar. Hindari masker yang tipis karena bisa ditempuh oleh virus. 

 

Bila bersin menjauh dari orang. Karena menurut petugas kehatan virus itu datang melalui bersin yang sudah terbang.

 

Ketiga, selalu.cuci tangan. Bila memasuki sebuah kantor atau pertemuan cuci tangan terlebih dahulu. Di setiap acara, baik di dalam gedung atau di tempat terbuka panitia sudah pasti menyediakan air cuci tangan. Wajib dan harus cuci tangan. Tangan kita termasuk salah satu alat menyebar virus. Sesudah tangan dicuci dengan bersih lalu dilap dengan tissu yang tersedia. 

 

Keempat, jarak jarak dengan orang. Tak boleh bersalaman dengan orang. Baik teman kita sendiri dan baik dengan orang yang sudah lama tak bertemu. Tinggal beri salam tak usah bersalaman.

 

Tetap jaga jarak kurang lebih satu meter.

Di dalam gedung atau di halaman terbuka jangan berdesak- desakan. 

 

Dan selalu amati apakah masih ada orang atau pejabat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan itu. Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak tetap harus diterapkan. Jangan sungkan- sungkan menegur orang yang tidak memakai masker.

 

Bila wartawan sedang wawancara dengan seseorang, tetap menjaga jarakar dan tak perlu bersalaman. Walaupun di ruangan tetap memakai masker. 

 

Itulah diantaranya pesan seorang Pemred pak Pantas Sitompul kepada semua wartawan di Pekanbaru dan daerah lainya. Wartawan yang ada diantaranya yang berada di Kabupaten dan di Provinsi, wartawan yang di Kabupaten Karimun Kepulauan Riau dan wartawan yang ada di Sumatera Utara.

 

Petunjuk tersebut terlihat saat pembekalan seluruh wartawan riaubangkit.com tampak mematuhinya.

 

Bertempat gedung Dharma Wanita Propinsi Riau di Jalan Jenderal Sudirman Sabtu 17 Oktober 2020 dilangsungkan Pelatihan Jurnalistik dengan tema Meningkatkan Profesionalisme Wartawan. Ini merupakan pembekalan bagi seluruh wartawan agar bisa menjadi wartawan profesional.

 

Terlihat semua wartawan dari seluruh biro datang dengan pakai masker. Mereka memasuki ruangan satu persatu. Mereka terlevih dahulu mencuci tangan dengan menggunakan Sanitizer. Setelah itu satu persatu mengisi absen dan menerima berkas dari pemakalah. 

 

Tempat duduk yang disediakan panitia sudah berjarak dua meter. Sentak 70 tempat duduk disediakan. Mereka sudah pasti menjaga jarak. 

 

Pemaklah yang duduk di atas panggung juga tetap menggunakan masker. Nara sumber adalah Wahyudi EL Panggabean, Uparlin Maharaja, dan Apul Sihombing, sementara Moderator adalah David Leo Lase. 

 

Protokol Saut Maruba Sihoming setiap kali mengundang agar peserta selalu memakai masker, sesering mungkin pakai handsanitizer dan menjaka jarak. Kita harus mengindahkan ini agar terhindar dari Copid 19 dan ikuti anjuran pemerintah. 

 

Semoga pesan diatas selalu diingat oleh wartawan riaubangkit.com. Jangan lupa dan selalu ingat pesan 3M itu. Dan kedepan tak ada terdengar berita wartawan terpapar Copid 19. Itu harus dihindari dan tetap sehat. Tugas wartawan sangat mulia karena itu hormatilah professi anda sendiri. Akan kita lihat perkembangannya di masa mendatang. Karena itu tetaplah mematuhi protokol kesehatan. (Vero/ Pantas Sitompul)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved