Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Kepastian Pengganti Kapolri
Pengungkap Kasus Djoko Tjanra dan Penyiram Novel, Ditunjuk Jadi Kapolri?

Redaksi
Senin, 11 Jan 2021 07:14 WIB | dilihat: 305 kali

JAKARTA, RBC - Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akhirnya keluar sebagai pemenang dalam kontestasi calon Kapolri untuk menggantikan Kapolri, Idham Azis yang bakal pensiun pada 30 Januari 2021 mendatang.

 

Dari beberapa bulan belakangan, sempat santer beberapa nama Komjen Pol di jajaran Mabes Polri, yang bakal meramaikan bursa Kapolri, namun akhirnya teka-teki itu terjawab sudah, dengan ditunjuknya Konjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.

 

Penunjukan ini dengan sendirinya akan membuka peluang baru bagi jabatan Kabareskrim Polri, yang lowong ditinggal oleh Listyo, siapa gerangan yang akan dipercaya untuk memegang kendali Badan reserse di Polri itu? 

 

Hal ini tentu menjadi bahan pertanyaan semua pihak. Bukan tidak mungkin, para Kapolda yang berprestasi dapat diangkat menjadi Kabareskrim, sebut saja, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi, SH.,SIK.,M.Si yang dikenal berprestasi di Riau.

 

Dengan menemukan system aplikasi Dasboard Lancang Kuning, yang sudah diakui efektitivitasnya untuk menanggulangi Karhutlah di Indonesia, selain itu, ada pengungkapan besar-besaran terhadap jaringan Narkoba internasional, dan Pengungkapan kasus Ilegal logging, serta ribuan jenis barang selundupan melalui laut, berhasil diungkap.

 

Diketahui, dari 5 calon yang diserahkan Komisi Kepolisian Nasional ( kompolnas) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), akhirnya yang ditunjuk adalah Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang akan mengganti Jenderal Pol ldham Azis yang akan pensiun pada 30 Januari 2021.

 

Kabarnya, nama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang menjabat Kabareskrim Mabes Polri yang bakal diajukan Presiden Jokowi ke Komisi lll DPR, Senin (11/1/2021) untuk diproses mengikuti fit and propper test atau uji kelayakan.

 

Sebelumnya, banyak pihak yang meyakini bahwa Listyo Sigit yang akan ditunjuk sebagai Kapolri, karena memang ada kedekatan antara jenderal bintang tiga ini dengan Presiden Jokowi.

Selain pernah sama-sama bertugas di Solo, dimana saat itu Jokowi merupakan Walikota Solo dan Listyo Sigit merupakan Kapolres Solo, perwira tinggi asal Ambon ini juga pernah menjadi ajudan Presiden Jokowi.

 

Selain kedekatan, prestasi Listyo juga cukup mentereng. Setelah baru saja menjadi Kabareskrim akhir tahun 2019 lalu, dia membuka kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dan akhirnya terungkap. Selain itu, dia menangkap buronan kelas kakap Joko S Chandra di Malaysia.

 

Diketahui bahwa Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang lahir lahir di Ambon, Maluku, 5 Mei 1969 ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991. Dia pernah menjabat sebagai Kapolres Solo pada 2011, saat Jokowi masih menjabat sebagai Walikota Solo. Kemudian, pada 2014, Listyo menjadi ajudan Jokowi.

 

Setelah tidak menjadi ajudan Jokowi, Listyo menduduki sejumlah jabatan di kepolisian, yakni Kapolda Banten pada 2016-2018 dan Kadiv Propam Polri pada 2018-2019, sebelum diangkat menjadi Kabareskrim.

 

Dan, jika Sigit benar-benar nantinya dilantik sebagai Kapolri, dia adalah jenderal beragama Nasrani kedua sepanjang berdirinya Polri. Sebelumnya, Polri pernah dipimpin seorang Nasrani, yakni Jenderal Widodo Budidarmo pada periode 1974-1978.

 

(Net)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved