Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Petugas jaring 28 pelanggar dalam operasi Yustisi di halaman kantor PMI

Hendra Ambarita
Jumat, 22 Jan 2021 01:19 WIB | dilihat: 347 kali
Foto: Seorang pelanggar sidang ditempat, dalam giat Operasi Yustisi COVID-19 pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan, di halaman kantor PMI.

Pasir Pengaraian, RBC- Puluhan petugas gabungan yang terdiri dari Polres, Satpol PP, TNI, Pengadilan Negeri, dan Kejaksaan Negeri Rokan Hulu (Rohul) melakukan giat Operasi Yustisi COVID-19 dalam rangka Pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Kegiatan diawali apel yang dipimpin Kasat Lantas Polres Rohul AKP Bagus Harry Priyambodo, di halaman kantor Palang Merah Indonesia atau PMI Kabupaten Rohul Jalan Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian Kecamatan Rambah, sekitar pukul 09.00 WIB.

“Operasi Yustisi COVID-19 ini untuk pendisiplinan dan penegakan hukum prokes, sekaligus pelaksanaan sidang denda ditempat terhadap masyarakat berdasarkan Peraturan Gubernur nomor 55 tahun 2020”, kata Paur Humas Polres Rohul IPDA Refly Setiawan Harahap, Jumat (22/1/2021), lewat keterangan tertulisnya.

Giat operasi yustisi gabungan sebutnya melibatkan 16 personel gabungan Polres, 1 pleton Satpol PP dan Damkar, 2 personel TNI dari Koramil Rambah, 2 Hakim Pengadilan Negeri, dan 2 personel Kejaksaan Negeri Rohul.

Hasil dari razia, petugas menjaring 10 orang teguran lisan, 4 orang teguran tulisan, 6 orang denda, 2 orang sanksi sosial, 6 orang dengan jumlah denda senilai Rp150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah) administrasi, nihil atau tidak ada penghentian sementara operasional usaha, dan nihil pencabutan izin usaha. Total pelanggar berjumlah 28 orang dalam operasi razia yustisi gabungan.

IPDA Refly mengklaim, target kegiatan operasi yustisi yakni pengendara yang tidak menggunakan masker dan pengendara yang tidak melengkapi perlengkapan kendaraan serta tidak menggunakan helm.

(end)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved