Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Polda Riau Terus Padamkan Api

Redaksi
Jumat, 26 Feb 2021 06:18 WIB | dilihat: 52 kali

PEKANBARU, RBC  - Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) Riau berhasil dipadamkan di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau. Berdasarkan pantauan satelit melalui aplikasi Dashboard lancang Kuning, ditemukan 22 titik api dari 24 hotspot dan berhasil dipadamkan, 25/2/2021.

 

 

 

Mengantisipasi karhutla Riau, yang dikhawatirkan terjadi memasuki musim kemarau, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi, SH.,SIK., M.Si laksanakan intruksi Presiden RI, Joko Widodo, dengan turun langsung ke lokasi kebakaran dan cepat melakukan pemadaman api. 

 

Hampir genap 1,5 tahun Rakyat Riau bebas asap dan langit pun terlihat biru. Tidak sepeti tahun-tahun sebelumnya, udara dan langit Riau selalu diselimuti oleh tebalnya asap dan jatuhnya ribuan korban terkena penyakit ISPA yang disebabkan oleh gangguan pernapasan. Namun berkat aplikasi dashboard lancang kuning dari buah pemikiran Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH, SIK, M.Si, kini penanganan karhutla Riau dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. 

 

Sebagaimana diketahui, bahwa pada hari ini saja, kamis 25 februari 2021, melalui dashboard lancang kuning yang menggunakan beberapa teknologi satelit, seperti Tera, Nora, Lapan, dan Aqua, berhasil memantau sebanyak 24 hotspot, jauh menurun dari sehari sebelumnya, yakni 76 hotspot, dimana dari jumlah tersebut, berhasil ditemukan sebanyak 22 titik api yang tersebar di semua kabupaten/kota di Riau dan berhasil dipadamkan. 

 

 

 

,"Personil Polda Riau sudah siap sedia setiap saat di semua wilayah. Seluruh Bhabinkamtibmas di wilayah Polsek masing-masing langsung kita perintahkan untuk bergerak cepat dengan membawa peralatan sesuai titik koordinat yang yang kita terima dari aplikasi dashboard lancang kuning, sehingga semua potensi kebakaran dan titik api dapat dengan sangat cepat kita padamkan," Kata Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. 

 

Kapolda Riau yang dikenal pekerja keras itu, dan dekat dengan semua unsur dan Tokoh masyarakat itu pun melanjutkan, bahwa pihaknya memasuki bulan maret tahun 2021 ini semakin meningkatkan rasa kewaspadaan terhadap potensi dan resiko kebakaran akibat musim kemarau yang diperkirakan dapat terjadi jelang pertengahan tahun 2021.

 

,"Saya kira persoalan karhutla ini dapat kita atasi jika semua pihak dapat terlibat langsung atau tidak langsung dalam menjaga hutan dan lahan Riau dari amukan api. Karena dari sisi petugas personil dan teknologi, sudah kami siapkan, tinggal lagi bagaimana semua pihak dan khususnya masyarakat yang tinggal di wilayah yang rawan kebakaran dapat menjaga dan tidak melakukan pembakaran," Lanjut Agung. 

 

Untuk itu, Agung juga mengatakan, selain menempatkan personil Polri di semua lini, pihaknya juga saat ini sedang menggalakkan sosialisasi maklumat Kapolda Riau tentang larangan membakar hutan dan lahan di provinsi Riau, karena lanjutnya, belajar dari masa lalu, bencana asap akibat karhutla kerap terjadi akibat tindakan masyarakat membakar lahan saat ingin membuka lahan pertanian. 

 

Adapun hari ini, kamis 25 februari 2021, daerah-daerah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan, dan telah berhasil diverifikasi adalah sebagai berikut:

1. Teluk Meranti, Kab Pelalawan (1 titik api) 

2. Mandah, Kab Inhil (1 Titik Api) 

3. Pinggir, Kab Bengkalis (1 Titik Api) 

4. Pasir Limau Kapas Rohil (1 titik api)

5. Sungai Apit, Siak (16 Titik)

6. Sinaboi, Rohil (1 Titik api) 

Sementara tiga wilayah lainya, Mandau Bengkalis, Pkl Kerinci Pelalawan, serta Tambusai Rohul, yang terpantau oleh dashboard lancang kuning ditemukan hotspot, namun saat di verifikasi lapangan oleh Person In Charge (PIC), tidak ditemukan titik api. 

 

Berdasarkan keterangan informasi harian penanganan karhutla Riau, hari ini, kamis 25 februari 2021, petugas dari anggota Polda Riau dari berbagai polres berhasil melakukan pemadaman pada 2 (Dua) hamparan api bergerombol, yakni di Sungai apit, kabupaten Siak sebanyak (7 Titik api) dan di Sungai apit Kabupaten Siak sebanyak (9 Titik api). 

 

,"Semua kita verifikasi sesuai dengan hotspot yang terpantau, dan kita berhasil memadamkan 2 (dua) hamparan api bergerombol di wilayah Sungai Apit Kabupaten Siak, dengan jumlah titik api 16 titik api tempat yang berbeda, semua dapat kita selesaikan dengan cepat dan saat ini sedang proses pendinginan," Ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Agung.

 

Menurutnya, sejak mulai munculnya kembali hotspot dan titik api sejak beberapa hari lalu di provinsi Riau, semua sudah terkendali dan di padamkan. 

 

Namun dari hasil penanganan karhutla kali ini, belum diketahui pihak-pihak yang terlibat dan bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi. (Adc/red)

 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved