Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Miris Pembangunan Drainase Berbentuk Box Colver Ditemukan di Kelurhan Rimba Malintang

Ali.Amranpiliang
Selasa, 14 Sep 2021 06:51 WIB | dilihat: 1932 kali

Rokan Hilir,RBC-Pembangunan drainase  dijalan Jauhari Mais RT 09 RW 03  Kelurahan Rimba Malintang  Kecamatan Rimba Malintang Kabupaten Rokan Hilir (Rohil)  menuai protes dari masyarakat sekitar pembangunan tersebut, dikarenakan  dianggap  tidak bermanfaat  bagi orang banyak  hanya yang menikmati  secara  pihak tertentu.

Ironisnya ,  pada plank proyek pembangunan ini  tertulis pembangunan drainase  tanpa  dicantumkan  volume pengerjaan dan masa hari kerja  dengan pagu anggaran  Rp 50.000.000.- ( lima puluh juta rupiah )  dengan pelaksana kerja Kelompok kerja ( Pokmas) Kelurahan Rimba Malintang .

Pantauan dilapangan awak media selaku kontrol sosial  selasa 14 september 2021 sekira pukul 11.00 wib,  terlihat bahwa pembangunan drainase  ini sesuai pada plank terbukti dilapangan terlihat  bangunan box colver dan ini dinilai telah melanggar ketentuan pembangunan  yang mempergunakan  keuangan negara. Dalam hal ini pihak dinas terkait  diharapkan  untuk segera melakukan peninjauan lapangan demi terwujudnya penggunaan anggaran teoat guna sesuai kepentingan mastarakat umum.

Salah seorang masyarakat yang domisilinya berdekatan  pembangunan ini  yusnaida  (49)  saat dipertanyakan tentang tufoksi pembangunan ini mengatakan, bahwa drainase ini  tidak memiliki aliran air pembuangannya dari halaman rumah , sehingga  apabila hujan turun  akan bertahan  seperti terlihat saat ini  drainase lebih tinggi  dari halaman rumah masyarakat . Jadi pembangunan ini terkesan tidak tepat sasaran  bahkan akan menyusahkan ," sebutnya secara tegas.

Lanjutnya , "Kami mau komplin sama siapa, kalaupun kami sampaikan tidak akan didengar, maklumlah kami tidak orang berpendidikan, sehingga apapun keluhan kami tidak akan didengar oleh pemborong ataupun pekerja proyek ini," cetusnya.

Terpisah, Ketua Pokmas Rimba Melintang atas nama Teuku Ahmad zais ketika dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat tersebut mengatakan, bahwa pihaknya sebagai pelaksana pengerjaan, bahwa apa dikerjakan sesuai dengan nilai kontrak. 

"Terkait drainase itu saat ini masih tersumbat, nanti akan dialirkan ke parit yang ada dibelakang rumah yang tengah dibangun. Namun, karena jalan itu masih dilewati masyarakat, maka nanti baru dikerjakan kelanjutan penembusan aliran air nya," paparnya lalu menutup pembicaraan.

Ditempat terpisah ,  mantan penghulu Rimba malintang Jefridin dan merupakan pemuka masyarakat Rimba Malintang dihari  yang sama   ketika diminta tanggapannya  antara lain mengatakan,  seharusnya pihak kepemerintahan  lebih awal melakukan  koordinasi dengan RT maupun  pemuka masyarakat  sebelum dilakukan pengerjaan proyek tersebut , apalagi menyangkut Pokmas selaku pihak pelaksana pengerjaannya.

Jefridin menyebutkan , bahwa pembangunan itu tidaklah mirip pembangunan Drainase tapi malah mirip pembangunan Box Cover. "Sebab, kalau Drainase itu tidak harus ditutup dan hanya terbuka," katanya.



Menurutnya, sebaiknya apapun jenis pembangunan harus ada perencanaan ( master plant ), sehingga tifoksinya  memang benar - benar bermanfaat bagi masyarakat. "Menurut saya baiknya bangunan drainase itu dibangun di daerah terminal saja. Sebab aliran air disitu tersumbat," katanya.

Dia berharap kedepan pengguna anggaran melalui dinas terkait kepemerintahan untik ebih teliti dalam membuat kebijakan pembangunan. "Sehingga keuangan negara itu tidak sia-sia, yang tidak ada keuntungan pribadi atau kelompok tertentu," ujarnya.sambil tersenyum  bermakna.

Kepala kelurahan Rimba Melintang Iskandar SE, ketika dikonfirmasi melalui WA nya terkait hal diatas menerangkan, bahwa kemarin sebelum dibangun banjir, dan bangunan drainase itu atas usulan tetangga yang kena banjir. "Nanti saya kirim kan foto sebelum dibangun, saya lagi pelatihan di pku ( Pekanbaru . Berselang beberaps menit kemudian , Iskandar SE  menjelaskan  itu tukang yang menutupnya  diatas dengan mencornya ," jelasnya.

Liputan  : Aminuddin .s.
Sumber  : Fakta lapangan 



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved