Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
G

4
Minggu, 03 Okt 2021 11:59 WIB | dilihat: 545 kali

[29/9 10.34] PH Sitompul: Indahnya kota padang sidimpuan bila dinikmati dengan menaiki becak berkeliling kota

berikut ini sejarah perkembangan becak di kota salah padang sidempuan
[3/10 08.17] PH Sitompul: Sejarah Datu Manggiling di Kampung Marassar

Oleh : Drs PH Sitompul

Keturunan Raja Toga Sitompul kini ada dimana-mana. Mereka ada diman. Jangankan di Indonesia di negara adi daya sekalipun mereka ada. Di Singapura, Malaysia dan negara lainnya seperti Jepang sekalipun mereka ada.

Di tanah perantauan alias Tano Parserahan hidup dan bermasyarakat. Mereka bisa menyesuaikan dengan masyarakat setempat.

Sejenak kita melihat melihat ketrunan marga Sitompul. Raja Toga Sitompul memiliki satu orang adek kandung yaitu marga Hasibuan. Anaknya satu orang yaitu Raja Hobolbatu. Anaknya empat orang yaitu ..., ..., Siringkiron dan Sibange-bange. Anak paling bungsu ini memiliki tiga orang anak yaitu Saribu Raja, Datuanggiling dan Raja Tinaruan.

Bonapasogit ada di Desa Sitompul. Sekarang ini disebut Kecamatan Siaras Barita Kabupaten Tapanulli Utaran Sumatera Utara.

Darisinilah mereka pergi meranatu ke negeri orang. Kebanyakan mereka merantau ke luat Pahae. Ada juga yang pergi ke daerah Sibolga dan ada juga ke daerah Porsea.

Awalnya, sitompul eksodus ke Pahae secara besar-besaran. Kehidupan Liat Pahae lebih menjanjikan ketimbang di Bonapasogit.

Selarang nanyak peranatu marga sitompul yang ada di Jakarta, Medan dan Riau dan tanah perantauan lainnya yang menyebut Luar Pahae Nona Pasogiynya.

Ada juga betulnya tapi lebih tepat dusebut Desa Sitompul sebagai bona pasogit. Di Desa Sitompul sudah dinangun tugu dan sebagai pertanda keneradaan marga sitompul. Dimana pun dia berada saat ini dia paati mengingat Desa Sitompul sebagai boma pasogit.

Kita kembali ke Tarombo Datumanggiling. Ada peetanyaan "dari mana asal muasal Datu Manggiling.ada di Kampung Marassal kebapa pula ada nama Lobu Sitompul?".

Menurut Jasa Sitompul SH.,MH bahwa marga sitompul datu manggiling tersebut berasal dari Pahae. Dia Sitompul Lumban Dolok bulan Datu Mangiling.

Baca juga:
Ghj
Gj
G
Apa kompetensinya ? Dia salah seorang kuasa hukum yang menangani perkara Lobu Sitompul Marassar Tapanuli Selatan. Ini penjelaannya.

Seorang marga sitompul Datu Manggiling pergi ke Sungai Sibulan-bulan. Mereka datang dari Janji Angkola Pahae Tapanuli Utara. Datu Manggiling ini sebenarnya untuk mencari ikan. Tentunya dia bukan sendiri.

Akhirna dia tidak pulang. Sepanjang gari, minngu fan bulan dia terus menelusuri Sungai Sibulan-bulan. Di pertengan sungai Sibulan-bulan bertemu dengan Sungai Natang Toru. Dia berkenalan dengan seorang gadis boru Siregar. Bertepatan putri Lobi Siregar seorang Raja yang diberi nama Harajaon Marassar.

Tahun 1816 terjadilah perang Padri. Tuanku Rau nerperang dengan Harajaoan Marassar. Tujuannya agar seluruh Jaajaon itu harus bergama Islam. Pendek cerita Kerajaan Marassar diklahkan oleh Tuanku Rao.

Terjadilah kesepakatan yatu masyarakat menjadi beragama Islam. Dan Tengku Rao kembali ke Sumatera Barat. Dan Raja Lobi Siregar mengawinkan anak perempuannya dengan Datu Manggiling. Dan kepada mereka berpesan jangan lagi pulang Pahae.

Kepada Datu Mangiging diberikan sebidang tanah sebagai panjaean atau bekal hidupnya dan disuruh menjaga Liang Baja atau yang disebut Gua.

Gua ini tempat penyimpanan alat-alat pertahanan perang. Gua ini masih ada hingga sekarang. Soalnya, barang peninggalan Harajaon Marassar ini sudah pada habis diambil pemburu harta berharga atau harta karun. Dan masih ada saksi menemukan satu buah piring yang disebut Pinggan Pasu namanya Pak Sangkot. Masa mudanya dia ke Goa tersebut.
Beberapa waktu lalu dia bersaksi di Pengadilan Negeri Padang Sidimpuan. Pinggan Pasu ini dijual seharga Rp 5 juga.

 

Zamam semakin canggih dan hanya senyeutnya aegai sejarah doang. Sekarang ini adalah zaman fakta. Kalau ada orang beetanya mana faktanya dan mana datanta? Karenanya itu pada tahun 2008 dibuatlah keabsahannya melalui jalur hukum.

Adalah Zulfikar seorang pemangku Harajaon Marassar tahun 2008. Zulfikar mengumpulkan marga sitompul dan m3njelaskan sejarah Lobu Sitompul seperti diutarakan di atas kemudian dibakukan sesuai dengan hukum yang berlaku sekarang ini.
(Bersambung)

....



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved