Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Vaksin dan Prokes

Redaksi
Minggu, 07 Nop 2021 06:47 WIB | dilihat: 69 kali

Vaksi dan Prokes

Antara Vaksin dengan Prokes, dua sisi yang tidak bisa dipisahkan 

Oleh : drs. Pantas Sitompul

L

okes

 

Ada dua cara untuk mengurangi penyebaran Covid -19 saat ini. Kedua cara ini gratis dan tak perlu menggunakanuang banyak. Lalu, kenapa musti repot. Kenapa musti ruwet ?

Cara dimaksud adalah Vaksin dan Protokol kesehatan. Kedua cara ini sangat berkaitan. Seseorang yang divaksin kemungkinan tertular akan tinggi bila tidakematuhi prokes. Sebaliknya, bila tidak divaksin tapi mematuhi prokes, sama saja dengan bohong.

Cara sederhana untuk divaksin adalah dengan menyiapkan foto kopi kartu Tanda Penduduk (KTP). Kita daftarkan diri kita ke Puskesmas terdekat. Kita tunggu pasti dipanggil untuk divaksin. Setelah divaksin pasti dikeluarkan sertifikat vaksin tahap pertama. Kita tunggu satu bulan lagi akan ada panggilan untuk tahap kedua. Setelah itu akan diberikan lagi sertifikat kedua.

Sertifikat pettama dan kedua kita print timbal balik dan dipres ukuran kecil sebesar KTP. Kita kantongi atay ditaruh di dalam dompet. Kita bawa kemana- mana. Bila ada razia kita akan terlepas. Dan masih banyak keperluan lainnya. Misalnya untuk bepergian keluar kota, melamar kerja dan lain-lain. Karena itu vaksinlah masih ada waktu. Buang pemikiran macam-macam tentang vaksin.

Mengenai protokol kesehatan kita pasti sudah tahu. Walau demikian perlu kami jelaskan disini.

Prokes sudah merupakan kebiasaan hidup sekarang ini. Memakai masker sudah mengubah tingkah laku masyarakat. Kayaknya ada yang kurang dalam hidup ini bila tidak memakai masker. Jenis masker bermacam-macam. Ada dari kain. Bisa dipakai berulang ulang. Bisa dicuci setelah dipakai. Ada juga masker sekali pakai.

Cara memakai masker harus menutup mulut dan hidung. Supaya lebih aman bisa dipakai dua lapis. Masker jangan dibuka bila tidak perlu. Misalnya saat minum dan makan baru dibuka.

Jaga jarak selalu dengan orang sekitar kita minimak satu setengah meter. Menjauhlah bila ada orang sedang bersin.

Hindari kerumunan selalu. Bila perlu jauhi kerumunan. Kurangi mobilitas. Jangan pergi kemana-mana bila tidak diinginkan. Ini sangat berpotensi terkena covid - 19.

Sesering mungkin mencuci tangan setelah beraktifitas. Usahakan dengan air mengalir. Apalagi setelah bersalaman dengan seseorang.

Ini hal-hal yang diingat setiap saat untuk menghindari pandemi ini. Karena itu jangan takut untuk divaksin dan tetaplah menerapkan Prokes. ***



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved