Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Bahas Soal Pemekaran Desa, Komisi I DPRD Meranti Temui Dirjen Bina Pemerintahan Desa di Jakarta

admin
Selasa, 28 Agus 2018 12:00 WIB | dilihat: 3549 kali
Foto:
Ketua Komisi I Beserta Anggota DPRD Meranti Foto Bersama Selesai
Bahas Soal Pemekaran Desa, Komisi I DPRD Meranti Temui Dirjen Bina Pemerintahan Desa di Jakarta

 



Jakarta Riaubangkit.com- Komisi I Beserta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti berkunjung ke Kantor Dirjen Bina Pemerintahan Desa di Jakarta, Jumat (24/8/2018) pagi.
 
Kedatangan rombongan dari Meranti yang dipimpin oleh Ketua Komisi 1 Edi Mashudi SPdi MSi, dan anggota Marhisyam, Ardiansyah, Zubiarsyah, Mikwan, Azni Safri, Pauzi,SE, Nursyahrudin, Muzakir, kemudian dari DPMD Meranti Darwis, juga Bagian Pengelola Perbatasan Setdakab Kepulauan Meranti, disambut oleh Kepala Seksi Perangkat Desa dan Layanan Administrasi Subdirektorat Fasilitasi Administrasi Pemerintahan Dra. Lisbetty H. Tambunan MSi.
 
Dalam pertemuan itu, Dra. Lisbetty H. Tambunan menyampaikan tentang Undang-Undang Nomor 6 tentang Desa dan syarat pemekaran desa. Desa-desa yang ingin dimekarkan layak tidaknya menjadi sebuah desa, untuk itu Permen Nomor 1 menitik beratkan pada aspirasi, Namun seiring dengan besarnya pemerintah mengalokasikan dana Desa, pemekaran ini banyak disalah artikan dalam memperjuangkan anggaran tersebut, padahal pemerintah sudah menggelontor anggaran yang cukup besar.
 
"Intinya, syarat-syarat tersebut harus terpenuhi," ungkapnya.
 
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I Edi Mashudi menjelaskan bahwa Kepulauan Meranti merupakan Daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Di Meranti, ada dua desa yang sudah dijadikan Desa Persiapan, dan umurnya kurang lebih sudah tiga tahun.
 
Sebelum pemekaran desa ini masuk dalam Ranperda, tambah Edi Mashudi, pihaknya minta petunjuk dari Kemendagri melalui Dirjen Bina Pemerintahan Desa, dan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan.
 
Selanjutnya Kabid Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Kepulauan Meranti, Darwis menerangkan, dua Desa Persiapan dikabupaten merati itu adalah Desa Bumi Asri Kecamatan Merbau dan Desa Bina Sempian Kecamatan Rangsang Pesisir.
 
"Kita juga sudah menganggarkan anggaran melalui APBD, hasil konsultasi kami dengan pakar hukum dari UNRI bahwa secara akademis dua Desa tersebut sudah layak dimekarkan menjadi Desa definitif dan Desa Persiapan sudah kita persiapkan mulai dari 2015," ujarnya.
 
Pada kesempatan itu juga Kasi Perangkat Desa dan Layanan Administrasi Subdirektorat Fasilitasi Administrasi Pemerintahan Dra. Lisbetty H. Tambunan menjelaskan lagi bahwa Desa Persiapan ada mulai tahun 2017, meskipun sudah dikenali sejak tahun 2016. adapun syarat pertama Desa yang dimekarkan harus berusia 5 tahun, kemudian syarat kedua selama ini yang sering tidak terpenuhi yakni soal batas daerah katrometrik.
 
"Sebelum dimekarkan, Desa tersebut harus dievaluasi terlebih dahulu, syarat mengajukan kode verifikasi adalah rekom Provinsi terkait kode desa," tuturnya.
 
Ditambahkan Ketua Komisi I Edi Mashudi lagi Sebagai daerah perbatasan dan berbatasan langsung dengan selat melaka, dan minta kebijakan khusus dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa untuk Kabupaten Kepulauan Meranti terakit persoalan tersebut.
 
Terkait hal itu Dra. Lisbetty meminta waktu untuk terlebih dahulu berkoordinasi nantinya dengan Tim. Dia menyebutkan, prinsipnya untuk mengajukan kode desa tentunya terlebih dahulu harus memenuhi syarat-syarat yang sesuai dengan UU tentang Desa.
 
Terakhir anggota Komisi 1 Marhisyam dan Zubiarsyah minta pendapat Dirjen Bina Pemerintahan Desa terkait Proses pemekaran Desa Persiapan sudah berjalan tiga tahun, jika tidak memenuhi persyaratan seperti jumlah penduduk, belum adanya batas daerah katrometrik.
 
Menjawab pertanyaan dari politisi PAN dan PKB itu, Lisbetty menjelaskan bahwa lanjut atau tidaknya pemekaran desa itu tergantung dari DPRD Kepulauan Meranti.
 
"Sepanjang pemekaran tersebut memenuhi Aturan undang-undang, maka pemekaran bisa dilakukan," tutup Dra. Lisbetty. *** (Red/Drm)

 



Rekomendasi untuk Anda

Or


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved