Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
HUMAS PT. MUSIM MAS BERI HARAPAN PALSU

Ali.amran piliang
Jumat, 14 Jan 2022 02:40 WIB | dilihat: 571 kali
Foto: Penasehat Hukum tersangka Apul Sihombing SH MH

Pelalawan,RBC- Terkait dengan 3 orang buruh bangunan (BS), (DF) dan (ZS) yang dilaporkan oleh PT. Musim Mas  mencuri besi tua bekas Proyek Jembatan pada  tanggal 7 Nopember 2021 di Estate 3 kebun Musim Mas Pangkalan Lesung Kab. Pelalawan, Riau

. 14 januari 2021

Polres Pelalawan dengan Dugaan mencuri besi tua sejumlah 9 batang dengan berat kurang lebih 200 Kg, saat ini Perkaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pelalawan (Tahap 2)  akan tetapi penahanan masih dilakukan di Polres Pelalawan,  berkas Perkaranya sudah dilimpahkan ke kejaksaan Negeri Pelalawan, begitu disampaikan oleh Penasehat Hukum Tersangka Apul Sihombing,S.H.,M.H kepada Rbc dikantornya kamis 13/01/2022 namun penahanan masih dititipkan di Polres Pelalawan,

kita akan ikuti persidangan dan akan kita buktikan bahwa para tersangka tidak benar  mencuri besi tua sebanyak  20 batang dengan berat 680 Kg sebagaimana disangkakan kepada klien saya sebut Apul, yang benar adalah klien saya hanya mengambil besi tua 9 batang seberat 200 kg yang apabila di  uangkan dengan harga besi tua Rp.5000 / Kg hanya Rp.1.000.000. berdasarkan Perma 02 tahun 2012 tentang

"Penyelesaian Batasan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan Jumlah Denda dalam KUHP pencurian tersebut semestinya masuk kelompok  pencurian ringan dengan ancaman 3 bulan penjara, akan tetapi karena ada dugaan penambahan barang bukti yang menjadi objek perkara sehingga "Mereka dikenakan pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana  pasal 263 KUHP dan diproses secara tindak pidana biasa.  para tersangka sampai saat ini sudah 2 bulan 1 mingggu ditahan,  hal itu terjadi karena ada dugaan penambhan barang bukti (Objek Perkara).

Terhadap tuduhan mencuri besi tua seberat 680 Kg, klien saya dengan tegas menolak, yang benar mereka hanya mengambil besi tua 9  batang lebih kurang 200 Kg.

untuk itu kita akan buktikan nanti  dipersidangan siapa yang menambah barang bukti itu dan apa tujuanya menambah barang bukti tersebut kata Penasehat hukum para tersangka Apul Sihombing, lebih lanjut Apul Sihombing ,menuturkan bahwa yang memuat besi tua itu keatas mobil untuk ditimbang dan selanjutnya diserahkan ke pihak Polisi adalah Pihak Perusahaan dan tidak disaksikan oleh para tersangka karena itu  dirinya prihatin melihat masalah ini. entah apa yang membuat begitu dendamnya menejemen MM terhadap para tersangka.

HUMAS PHP Penasahat Hukum Tersangka


Humas PT. MM berjanji akan menyelesaikan perkara tersebut secara kekeluargaan, kemarin pihak humas PT. Musim Mas atas nama Malinton Purba meminta Penasehat hukum tersangka agar membuat surat permohonan perdamaian kepihak menjemen atas permintaan tersebut Penasehat hukum para tersangka sudah mengajukan surat kepada pihak menejemen, kita sudah ajukan surat ke pihak menjemen tertanggal 6 Januari 2022 hal permohonan perdamaian, itu atas permintaan humas MM sebut apul,sebulum kami ajukan surat perdamaian, kami ada komunikasi dengan humas PT. Musim Mas by Phone pada saat itu Humas MM) meminta kami (PH) untuk menga jukan surat permohonan perdamaian  kepada Pihak menejemen, buatlah surat permohonan Pak sebut Malinton sepertinya menejemen mau berdamai yang ditirukan Apul Sihombing kepada riaubangkit.com, akan tetapi sampai saat ini tidak ada tindak lanjut dari pihak Musim Mas, kami sangat kecewa atas janji-jani manis pihak perusahaan kepada kami, kami menganggap hal itu hanya pemberian harapan palsu (PHP).tutup Apul.(Red)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved