Home / Pekanbaru

VIRAL SIMPANG SIUR / DIALEKTIKA:
Penulis: Redaksi | Kamis, 21 Mei 2020 | 14:51 WIB Dibaca: 35 kali


TEORI HERD IMMUNITY

OLEH: ADV. YASMART. SH.MH.

Penulis: Aktivis Masyarakat/ Praktisi hukum / Pengacara/ Advokat.

 

A. Rumusan Masalah

Layaklah dan Patutkah Kebijakan HERD IMMUNITY diterapkan dalam Pandemi Virus ditanah air ?

 

B. Pendahuluan.

---- Pengertian istilah HERD IMMUNITY, Merupakan sesuatu teori Kebijakan Medis atas kekebalan tubuh secara pengelompokan  Manusia terinpeksi Virus secara alami, sehingga dapat dikategorikan menyerahkan korban positif dan negatif terinpeksi virus, sehingga   sembuh sendirinya melalui seleksi alam sekitarnya, hal ini  konon sangat ditentang keras oleh  Lembaga atau Organisasi Kesehatan Internasional WHO (World Healt Of Organization), sebagai kebijakan memperlakukan manusia dengan menyamaratakan Manusia seperti dengan hewan, yaitu tidak humanis atau tidak peri kemanusiaan ?

 

----- Sebagaimana belakangan ini beberapa negara belahan dunia diantara  negara-negara Eropa mencoba akan menerapkan kebijakan Herd Immunity demi penanggulangan wabah/ Pandemi Virus Covid 19 yang telah menginpeksi lebih setengah juta jiwa dan pasien Wafat telah ratusan ribu jiwa, bahkan berdasarkan berita resmi dari gugus tugas Covid 19 WHO diperkirakan diseluruh dunia lebih 2 juta pasien terinpeksi, hal ini tentu menjadi perhatian besar seluruh manusia dijagat raya ini.  

 

----- Bahwa adapun dengan segala upaya telah dilakukan pihak penentu kebijakan,  dari mulai pelayanan medis terhadap Pasien yang Positif dan isolasi/ karantina, Penyemprotan disipenctan serta hingga penelitian vaksin dan obat yang ampuh untuk melawan Virus, namun demikian angka dilapangan pasien positif setiap hari terus bertambah walau ada pasien yang sembuh akan tetapi penyebaran/ Pandemi virus terus belangsung secara cepat dan mematikan. Hal inilah memunculkan spekulasi Teori Kebijakan HERD HUMMANITY, yang secara ektrim konon merupakan Kebijakan pamungkas yang menyatukan virus berbaur dengan manusia sehingga kekebalan tubuh menggantungkan kepada daya tahan tubuh masing-masing polulasi manusia secara personal dan yang lemah binasa dengan sendirinya. 

 

C. Pembahasan

 

----- Dengan demikian dapat dikatakan HERD IMMUNITY adalah kebijakan atau Teori dalam Pelayanan Medis (Medical Practice) yang tidak sesuai dengan semangat sumpah Universal Medis Dunia (Sumpah Hippokrates) serta bertentangan dengan konstitusi RI UUD 1945 yang dinyatakan pada Pasal 28H ayat (1):

 

 "Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan".

 

Serta dalam Pasal 34 ayat (3): 

" Negara bertanggungjawab atas penywdiaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak".

 

----- Maka karena itu sesuai dengan amanat konstitusi yang dimaksud diatas, negara wajib melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia serta memajukan kesejahteraan umum dalam bentuk bidang apapun termasuk dibidang pelayanan kesehatan secara tanpa diskriminasi secara luas dan berkesinambungan.

 

----- Dalam Falsafah Negara RI juga secara jelas dan tegas dicantumkan butir-butir dan sila-sila kemanusiaan yang adil dan beradab, sehingga Perlakuan Hak hidup dan hak untuk sehat wajib dilindungi oleh negara.

 

Dalam UU RI.No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan ditegaskan diataranya :

 

Pada Pasal 1 point 1:

" Kesehatan adalah keadaan sehat baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi".

Dari penjabaran diatas makin jelas kesehatan merupakan sektor penting bagi setiap orang untuk mempertahankan hidupnya lebih baik.

 

Pada Pasal 9 ayat (1)UU. No. 36 Tahun 2009, menyatakan: "Setiap orang berkewajiban ikut mewujudkan mempertahankan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yg setinggi-tingginya".

 

Pada pasal 56 (1) menyatakan 

" setiap orang berhak menerima dan menolak sebahagian atau seluruh tindakan pertolongan yg akan diberikan kepadanya setelah menerima dan memahami informasi mengenai tindakan tersebut secara lengkap".

### Piliang

[ Kembali ]
Berita Terkait
Sabtu, 30 Mei 2020 | 08:47 WIB
ALHAMDULILLAH WALIKOTA IZINKAN BUKA MASJID, BERLAKUKAN NEW NORMAL TERHADAP RUMAH IBADAT
Jumat, 29 Mei 2020 | 17:30 WIB
Salah Satu Anggota DPR Pekanbaru Sangat Berdedikasi
Kamis, 28 Mei 2020 | 08:00 WIB
Ibarat Raksasa Melawan Semut
Rabu, 27 Mei 2020 | 22:00 WIB
INFO DINAS KESEHATAN PROVINSI RIAU COVID 19
Kamis, 21 Mei 2020 | 15:47 WIB
VIRAL SIMPANG SIUR / DIALEKTIKA:
Kamis, 21 Mei 2020 | 14:51 WIB
VIRAL SIMPANG SIUR / DIALEKTIKA:
Selasa, 19 Mei 2020 | 16:56 WIB
PAGUYUPAN LION CLUB(PSMTI) PAGUYUPAN MASYARAKAT TIONGHOA BERBAGI SEMNAKO KOTA PEKANBARU
Selasa, 19 Mei 2020 | 16:02 WIB
MESJID GUNUNG MERAH ALANTA DAHKAH DPC SAS KOTA PEKANARU BULAN SUCI RAMADHAN BERBAGI SEMBAKO PADA WARGA PANDEMI DAMPAK Virus CORONA COVID 19
Minggu, 17 Mei 2020 | 08:01 WIB
CORONA VIRUS COVID 19 PENYEMPROTAN RAPID TEST MASAL DESSINFECTAN DI KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBRU
Rabu, 13 Mei 2020 | 07:52 WIB
Proyek Rumah Layak Huni Riau Rawan Dikorupsi?
Pelaksanaan Proyek Rumah Layak Huni Riau 2019, Disebut Ajang Bisnis Monopoli Pejabat
 
Indeks Berita | Indeks Foto | Indeks Terpopuler | Redaksi
2015 All Rights Reserved | Riau Bangkit