Redaksi | Pedoman Media Siber | Disclamair | Kontak
Adepis chaniago Patut Di Teladani

Redaksi
Senin, 01 Jun 2020 12:00 WIB | dilihat: 336 kali

Inhu-rbc Siswa yang bernama Anton Saputra kini tlah pulang kembali kerumah karena "bosan" di rumah sakit,  sebelum kembali ke rumah salah seorang guru yang mengajar Di SMKN1 Rengat Barat yang akrab di media sosial dengan nama Adepis chaniago (Cik gu) menjenguk siswanya walau tak pernah di ajarkan beliau, tetapi rasa manusiawi timbul dengan sendirinya,  

 

    "saya memang kurang kenal dengan beliau tapi saya tetap merasa itu murid saya karena dia bersekolah di SMKN1Rengat Barat, awal mula saya mengetahui siswa saya sakit ada informasi dari Alimanto ,di media sosial saya dapat kiriman bahwa salah seorang murid Smkn1 rengat barat sakit dan di rawat di RSUD Indrasari Pematang Rebah,  saya langsung menjenguk dia"ungkapnya sedih kepada awak media

 

   Ini lah guru yang patut di teladani karena begitu mengetahui siswa SMKN1 Rengat barat ada di rumah sakit yang tidak jauh dari rumahnya beliau langsung menjenguk,  sedangkan wali kelas dan kepala sekolah Anto saputra tidak pernah melihat kondisinya padahal sudah 2.5 tahun tidak pernah mendapat kabar,  mereka sama sekali tidak merasa kehilangan muridnya,  Inilah wali kelas yang tak patut di contoh wali kelas yang bernama Desmawati ini tak pernah menanyakan dan tak pernah menjenguk Anton Saputra,  sangat miris dan sangat di sayangkan wali kelas merupakan orang tua di sekolah tapi tak pernah merasa kehilangan. 

    

    Senin 01 Juni 2016 saat wartawan Riau bangkit.

com dan wartawan transmedia mendapat kabar dari media sosial facebook bahwa ada guru yang menjenguk serta tak hanya menjenguk Adepis Chaniago membuka rekening untuk donasi membantu siswanya Anton saputra,  Dana yang sudah terkump kisaran Rp. 600 ribu rupiah yang nantinya akan di sumbangkan ke keluarga Anton Saputra,  langkah beliau sudah baik dan benar tetapi beberapa sentilan bahkan fitnah sudah menghujami beliau , "adepis chaniago tobal  muke bapak ini ya memanfaatkan situasi dari anak yang sakit ini, dengan alasan donasi mantap bapak ya,udah berapa banyak uang masuk ke kantong cik gu tuh" ungkap akun yang bernama dinda Khusnul,  

 

   Walaupun begitu hujaman kata-kata yang menyakitkan beliau tak putus asa dan tetap semangat, saat di konfirmasi masalah ini wartawan riau bangkit langsung konfirmasi 

 "setiap ada dana yang masuk selalu saya posting di facebook,  niat saya membantu Anton Saputra,  saya tak terima di katakan masuk ke kantong saya,  saya minta kepada pihak berwajib untuk menegakkan UU ITEE  ,saya merasa di fitnah, fitnah lebih kejam dari pada pembunuhan, tolong tegakkan undang-undang di negri saya minta agar di tangkap pelaku, "tegasnya, 

    

     Kepada aparat penegak hukum agar menindak tegas UU ITEE jangan sampai negri ini lemah dengan hukum,  dan ini salah satu guru yang patut di apresiasi. (Elly s)



Rekomendasi untuk Anda


Connect With Us





Copyright © 2015 riaubangkit
All right reserved